sebutkan nama dari senyawa berikut1. MgS2. Nh4Oh3. P2O54. Cr2O35. Na2SO46. SiO27. Ce2O8. Mg3N29. FeCl310. CuSO411. CaCO312. ZnCl2

Soal:





sebutkan nama dari senyawa berikut
1. MgS
2. Nh4Oh
3. P2O5
4. Cr2O3
5. Na2SO4
6. SiO2
7. Ce2O
8. Mg3N2
9. FeCl3
10. CuSO4
11. CaCO3
12. ZnCl2




 Jawaban:


nama dari senyawa berikut :

1. MgS = magnesium sulfida

2. NH₄OH = amonium hidroksida

3. P₂O₅ = difosfor pentaoksida

4. Cr₂O₃ = krom (III) oksida

5. Na₂SO₄  = natrium sulfat

6. SiO₂ = silikon oksida

7. Ce₂O  = cerium (I) oksida

8. Mg₃N₂  = magnesium nitrida

9. FeCl₃ = besi (III) klorida

10. CuSO₄  = tembaga (II) sulfat

11. CaCO₃   = kalsium karbonat

12. ZnCl₂ = seng klorida

Pembahasan

Tata Nama Senyawa

Untuk mengetahui nama suatu senyawa terlebih dahulu kita harus memahami tentang lambang unsur dan nama unsur kimia. Hal tersebut merupakan ilmu dasar yang harus diketahui untuk memperdalam tentang tata nama senyawa. Penamaan senyawa diatur oleh IUPAC (International Union Pure and Applied Chemistry). berdasarkan kesepakatan oleh para ahli ilmuan didunia.

A. Tata Nama Senyawa Anorganik

1. Senyawa Biner dari Logam dan Non Logam

a. Logam yang memiliki bilangan oksidasi 1 jenis (Golongan IA, IIA, IIIA)

1) Menyebutkan nama logam nya

2) Menyebutkan nama non logam nya + akhiran –ida

b. Logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari 1 jenis (logam transisi)

✅BAJA JUGA:  Jika F (x) =5x+8 tentukan nilai f.apabila x=-4

1) Menyebutkan nama logam nya diikuti angka romawi sesuai dengan bilangan oksidasi unsur logam

2) Menyebutkan nama non logam nya + akhiran –ida  

2. Senyawa Biner Non Logam dan Non Logam

1) Menyebutkan nama Yunani jumlah atom non logam ke-1 diikuti dg nama unsur non logam ke-1

2) Menyebutkan nama Yunani jumlah atom non logam ke-2 diikuti dg nama unsur non logam ke-2 + akhiran –ida

Jumlah Atom dalam Bahasa Yunani

1 Mono

2 Di

3 Tri

4 Tetra

5 Penta

6 Heksa

7 Hepta

8 Okta

9 Nona

10 Deka

NB: untuk awala mono tidak digunakan untuk unsur non logam ke-1

3. Senyawa yang Mengandung Ion Poliatom

a. Logam yang memiliki bilangan oksidasi 1 jenis (Golongan IA, IIA, IIIA)

1) Menyebutkan nama kation logamnya

2) Menyebutkan nama anion poliatom

b. Logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari 1 jenis (logam transisi)

1) Menyebutkan nama kation logam nya diikuti angka romawi sesuai dengan bilangan oksidasi logam

2) Menyebutkan nama anion poliatom

4. Senyawa Asam (H+)

1) Didahului dengan kata asam (H+ ) / kation

2) Menyebutkan nama anion nya

5. Senyawa Basa (OH-)

1) Menyebutkan nama kationnya

2) Menyebutkan nama anionnya (hidroksida = OH-)

1. MgS

Mg merupakan logam golongan IIA, maka mengikuti tata nama biner anorganik logam (golongan A) dengan non logam.

✅BAJA JUGA:  Pengakuan dalam bentuk yang tertinggi yang diberikan dengan perhitungan bahwa negara atau pemerintah baru itu secara formal telah memenuhi persyaratan yang ditentukan hukum internasional untuk ikut serta secara efektif dalam masyarakat internasional adalah pengakuan

MgS = Magnesium sulfida

2. NH₄OH

Mengikuti tata nama ion poliatom.

NH₄OH  —> NH₄⁺   +   OH⁻

                 amonium     hidroksida

3. P₂O₅

Mengikuti aturan  tata nama anorganik non logam dengan non logam.

P₂O₅ = difosfor pentaoksida

4. Cr₂O₃

mengikuti aturan tata nama anorganik logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari 1 jenis.

Cr₂O₃  —> 2Cr³⁺   +    3O²⁻

              krom (III)   oksida

5. Na₂SO₄

Mengikuti tata nama ion poliatom dengan kation berasal dari logam golongan A.

Na₂SO₄  —> 2Na⁺      +    SO₄²⁻

                natrium          sulfat

6. SiO₂

mengikuti tata nama biner anorganik logam (golongan A) dengan non logam.

SiO₂ = silikon oksida

7. Ce₂O

mengikuti aturan tata nama anorganik logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari 1 jenis.

Ce₂O  —> 2Ce⁺    +    O²⁻

             cerium (I) oksida

8. Mg₃N₂

mengikuti tata nama biner anorganik logam (golongan A) dengan non logam.

Mg₃N₂  = magnesium nitrida

✅BAJA JUGA:  Seutas tali dipotong 5 bagian dengan panjang masing-masing bagian membentuk barisan aritmatika, bila tali terpendek adalah 4 cm dan tali yang terpanjang 108 cm, panjang tali semula =....

9. FeCl₃

mengikuti aturan tata nama anorganik logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari 1 jenis.

FeCl₃  —> Fe³⁺    +    3Cl⁻

              besi (III) klorida

10. CuSO₄

Mengikuti tata nama ion poliatom dengan kation berasal dari logam yang memiliki bilangan oksidasi lebih dari 1 jenis.

CuSO₄   —-> Cu²⁺    +    SO₄²⁻

                  tembaga (II) sulfat

11. CaCO₃

Mengikuti tata nama ion poliatom dengan kation berasal dari logam golongan A.

CaCO₃   —> Ca²⁺   +    CO₃²⁻

                kalsium      karbonat

12. ZnCl₂

mengikuti tata nama biner anorganik logam (golongan A) dengan non logam.

ZnCl₂ = seng klorida

Pelajari lebih lanjut

———————————–

Detil Jawaban

Mapel : Kimia

Bab : Tata nama senyawa dan persamaan reaksi

Kelas : X

Semester : 2

Kode : 10.7.7

Kata kunci : tata nama senyawa, anorganik, logam, non logam, logam transisi, ion poliatom, senyawa poliatom













Semoga Membantu : https://bayviewpublishing.net

Leave a Reply

Your email address will not be published.