1. Bagaimana cara kerja kincir angin?, 2. Apakah yang dimaksud dengan energi fosil?

Soal Dari





1. Bagaimana cara kerja kincir angin?
2. Apakah yang dimaksud dengan energi fosil?




 Jawaban Yang Tepat Adalah


Kelas: VIII


Mata Pelajaran: Fisika


Materi: Energi dan Usaha


Kata Kunci: Kincir
angin, energi fosil


 

Pembahasan:


 


1.
Bagaimana cara kerja kincir angin?


 


Kincir
angin beroperasi dengan mengubah energi kinetik (energi gerak) di angin menjadi
energi listrik.


 


Kincir angin bekerja dengan
menggunakan baling-baling yang menggerakkan rotor ketika angin bertiup. Rotor ini
terhubung ke poros utama, yang memutar generator untuk menciptakan listrik.

✅BAJA JUGA:  Ceritakn kembali peristiwa sebelum proklamasi dilaksanakan.


 


Sebagian besar kincir
angin terdiri dari tiga bilah baling-baling yang dipasang pada tiang penyangga
yang terbuat dari baja. Baling-baling ini menangkap energi angin. Saat angin
bertiup, gerakan baling-baling menyebabkan rotor berputar. Serangkaian roda
gigi pada bagian dalam kincir angin akan meningkatkan rotasi rotor dari sekitar
18 putaran per menit menjadi sekitar 1800 putaran per menit. Dengan kecepatan
yang tinggi generator turbin bisa menghasilkan listrik.

✅BAJA JUGA:  Menurut kalian, telur itu termasuk sel, jaringan atau organ??


 


2.
Apakah yang dimaksud dengan energi fosil?


 


Energi
fosil adalah energi dari bahan bakar yang terbentuk dari transformasi jasad
renik (fosil) dari binatang dan tanaman purba, yang mengalami transformasi
menjadi senyawa hidrokarbon akibat tekanan selama jutaan tahun.


 


Energi fosil berasal dari bahan bakar Minyak dan gas
Bumi.


 


Minyak
bumi dan gas alam terbentuk selama jutaan tahun ketika pada masa purba tanaman
dan hewan laut kecil (mikroorganisme) mati lalu terkubur di lapisan pasir dan
batuan.

✅BAJA JUGA:  dalam proses pengetikan naskah ptoklamasi dilakukan beberapa perubahan , yaitu kata wakil-wakil bangsa indonesia diubah menjadi


Lapisan lumpur, pasir, batu, materi tanaman, dan  hewan
terus bertambah dan mengalami tekanan dan panas dalam lingkungan anaerob (bebas
oksigen) yang menjadikan berubah (bertansformasi) menjadi minyak dan gas alam.

Minyak bumi dan gas alam ini akan bermigrasi melalui batuan
berpori dan akan terakumulasi ketika mencapai lapisan batuan keras, membentuk
deposit minyak bumi atau deposit gas bumi.




Semoga Membantu : https://bayviewpublishing.net

Leave a Reply

Your email address will not be published.