Bentul-bentuk negara dan bentuk pemerintahan ?, apa aja sih??

Soal Dari





Bentul-bentuk negara dan bentuk pemerintahan ?
apa aja sih??




 Jawaban Yang Tepat Adalah


Negara Kesatuan
Bentuk negara kesatuan jumlahnya sekitar separuh Negara di dunia.
Undang-undang dasar negara kesatuan memberikan keuasaan penuh kepada
pemerintahan pusat untuk melaksanakan kegiatan hubungan luar negeri.
Suatu negara kesatuan betapapun luas otonomi yang dimiliki oleh
propinsi-propinsinya, masalah-masalah yang menyangkut hubungan luar
negeri merupakan wewenang pemerintah pusat dan daerah pada prinsipnya
tidak boleh berhubungan langsung dengan negara luar. Perancis dan
Indonesia adalah contoh negara kesatuan dan bentuk negara semacam ini
biasanya tidak menimbulkan kesulitan dalam hubungan internasional.
Negara Federal
Negara federal adalah gabungan sejumlah negara yang dinamakan
negara-negara bagian yang datur oleh suatu undang-undang dasar yang
membagi wewenang antara pemerintah federal dan negara-negara bagiannya.
Perlu dicatat bahwa negara-negara bagian ini tidak selalu mempunyai nama
yang sama. Di Kanada, negara bagian bernama provinsi seperti juga halnya dengan Afrika Selatan dan Argentina. Di Swiss, namnya canton ataulander.

Di Amerika Serikat, Brasil, Mexico dan Australia, namanya negara bagian.
Walaupun negara bagian mempunyai konstitusi dan pemerintah
masing-masing, negara federal inilah yang menjadi subjek hukum
internasional dan mempunyai wewenang untuk melakukan kegiatan luar
negeri. Wewenang luar  negeri yang dimiliki oleh negara federal bukan
ditentukan oleh hukum internasional, tetapi oleh konstitusi negara
federal. Dalam setiap rezim federal, wewenang mengenai pelaksanaan
hubungan luar negeri, pertahanan nasional, pengaturan perdagangan dengan
negara-negara lain, antara berbagai negara bagian, pencetakan uang dan
lain-lain.

Hanya pemerintah federal yang mempunyai wewenang untuk menyatakan
perang, membuat perdamaian, membuat perjanjian politik dan militer.
Tidak satupun dari negara bagian dapat ikut dalam kegiatan-kegiatan
tersebut dan tidak satupun dari negara-negara tersebut dapat dianggap
sebagai subjek hukum internasional.
Di Amerika Sserikat, wewenang untuk membuat perjanjian-perjanjian
internasional diserahkan kepada badan eksekutif pemerintah federal,
dalam hal ini kepala negara. Disamping itu, bila negara bagian dari
suatu negara federal melakukan perbuatan yang melanggar hukum
internasional, biasanya negara federal yang mengambil tanggung jawa
internasionalnya.
Walaupun masalah-masalah luar negeri merupakan wewenang eksklusif
pemerintah federal, ada beberapa negara yang undang-undang dasar
federalnya memberikan wewenang terbatas kepada negara-negara bagian.
Misalnya, di Swiss undang-undang dasar mengizinkan canton-canton untuk
membuat peraturan lalu lintas darat, sungai, dan udara dengan
negara-negara tetangga. Sebelum pecah, Uni Soviet melalui amandemen
konstitusinya pada tahun 1944, membolehkan dua negara bagiannya Ukraina
dan Byelorussia membuat perjanjian internasional atas nama mereka
masing-masing dan bahkan anggota PBB disamping Uni Soviet sendiri.



Semoga Membantu : https://bayviewpublishing.net

✅BAJA JUGA:  Jelaskan salah satu ciri perbedaan PD I dengan PD II

Leave a Reply

Your email address will not be published.