Bagaimanakah perkembangan kehidupan beragam pada masa praaksara, hindu–budha, dan islam?

Soal Dari





Bagaimanakah perkembangan kehidupan beragam pada masa praaksara, hindu–budha, dan islam?




 Jawaban Yang Tepat Adalah


1. Kehidupan Sosial Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara
Pada masa Praaksara, kehidupan masyarakat Indonesia dapat dibagi dalam 3 (tiga) masa, yaitu
1.  masa berburu dan mengumpulkan makanan,
2. masa bercocok tanam,
3.  masa perundagian.

2. Kehidupan Sosial Masyarakat Indonesia pada Masa Hindu dan Buddha
Sebelum masuknya kebudayaan Hindu-Buddha, masyarakat telah memiliki kebudayaan yang cukup maju. Unsur-unsur kebudayaan asli Indonesia telah tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Bangsa Indonesia yang sebelumnya memiliki kebudayaan asli tidak dengan begitu saja menerima budaya-budaya baru tersebut. Proses masuknya pengaruh budaya Indonesia terjadi karena adanya hubungan dagang antara Indonesia dan India. Kebudayaan yang datang dari India kemudian mengalami proses penyesuaian dengan kebudayaan asli Indonesia. 

3. 3. Kehidupan Sosial Masyarakat Indonesia pada Masa Islam
Masuknya Agama Islam sangat berpengaruh pada masyarakat Indonesia. Kebudayaan Islam terus berkembang di Indonesia sampai sekarang. Pengaruh kebudayaan Islam dalam kehidupan masyarakat Indonesia antara lain pada bidang-bidang berikut.

✅BAJA JUGA:  Berikut ini yang bukan merupakan faktor yang menyebabkan kedatangan Jepang di Indonesia disambut baik oleh bangsa Indonesia adalah

a. Bidang Politik
Sebelum Islam masuk Indonesia, sudah berkembang pemerintahan yang memiliki corak Hindu-Buddha. Akan tetapi, setelah masuknya Islam, kerajaan-kerajaan yang bercorak Hindu-Buddha pelan-pelan mengalami keruntuhan dan digantikan peranannya oleh kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam, seperti Samudra Pasai, Demak, Malaka, dan lain-lain. Pada sistem pemerintahan yang bercorak Islam, rajanya bergelar sultan atau sunan seperti halnya para wali. Jika raja pada suatu kerajaan meninggal dunia, tidak dimakamkan di candi tetapi dimakamkan secara Islam.

b. Bidang Sosial
Aturan kasta tidak diterapkan pada Kebudayaan Islam seperti kebudayaan Hindu. Pengaruh Islam yang berkembang sangat pesat membuat mayoritas masyarakat Indonesia memeluk agama Islam. Hal ini menyebabkan aturan kasta mulai pudar di masyarakat Indonesia. Nama-nama Arab seperti Muhammad, Abdullah, Umar, Ali, Ibrahim, Hasan, Hamzah, Musa, dan lainnya mulai digunakan. Kosakata bahasa Arab juga banyak diserap ke bahasa Indonesia, contohnya rahmat, berkah (barokah), rezeki (rizki), kitab, ibadah, sejarah (syajaratun), majelis (majlis), hikayat, mukadimah, dan masih banyak lagi yang lainnya.

✅BAJA JUGA:  sebuah mobil memerlukan bahan bakar 12 liter untuk menempuh jarak 120 km dengan kondisi mendatar 84 km dan sisanya menanjak. pada saat menanjak bahan bakar yang diperlukan 2 kali lipatdaripada jalan mendatar. jika suatu ketika mobil tersebut menempuh jarak 312 km dengan kondisi jalan mendatar saja,makabanyak bahan bakar yang diperlukan?

Begitu pula dengan sistem penanggalan. Sebelum Islam masuk ke Indonesia, masyarakat Indonesia sudah mengenal kalender Saka (kalender Hindu) yang dimulai pada tahun 78 M. Dalam kalender Saka ini, ditemukan nama-nama pasaran hari seperti legi, pahing, pon, wage, dan kliwon. Setelah berkembangnya Islam, Sultan Agung dari Mataram menciptakan kalender Jawa, dengan menggunakan perhitungan peredaran bulan (komariah) seperti tahun Hijriah (Islam).

✅BAJA JUGA:  Apa nama adat istiadat di sukabumi jawabarat

c. Bidang Pendidikan
Pendidikan Islam berkembang di pesantren-pesanten Islam. Sebenarnya, pesantren telah berkembang sebelum Islam masuk ke Indonesia. Pesantren saat itu menjadi tempat pendidikan dan pengajaran agama Hindu. Setelah Islam masuk, mata pelajaran dan proses pendidikan pesantren berubah menjadi pendidikan Islam. Pesantren merupakan sebuah asrama tradisional pendidikan Islam. Siswa tinggal menetap bersama untuk belajar ilmu keagamaan di bawah bimbingan guru yang disebut kiai. Asrama siswa berada di dalam kompleks pesantren, begitu juga Kiai tinggal di kompleks pesantren.



Semoga Membantu : https://bayviewpublishing.net

Leave a Reply

Your email address will not be published.