5W + 1H-nya gimana nih gan , bantu ya, Tak Tercantum di Jadwal Pemeriksaan, Bu Pur Sambangi, KPK, B, Pur mengaku tak diperiksa KPK hari ini. , ddd, Rabu, 15 Januari 2014, 17:31 Ita, Lismawati F. Malau, Taufik, VIVAnews – Sylvia Soleha alias Bu Pur, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu 15 Januari 2014. Padahal,, tak ada nama Sylvia Soleha dalam jadwal pemeriksaan KPK hari ini. , Saat keluar dari Gedung KPK, Bu Pur ditemani seorang kerabatnya. Dia menolak, berkomentar saat ditanya maksud kedatangannya ke KPK. , Namun, dia mengaku tidak diperiksa. “Enggak, enggak diperiksa., Terima kasih,” ujarnya., Nama Sylvia disebut-sebut ikut mengurusi anggaran proyek, Hambalang, Bogor agar berubah dari tahun tunggal ke tahun jamak. Dia, sudah pernah diperiksa, baik oleh KPK maupun Majelis Hakim Pengadilan Khusus, Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta., Saat, bersaksi di Pengadilan Tipikor 10 Desember 2013, Bu Pur menyatakan kecewa, dengan penyidik KPK yang dianggap merekayasa keterangannya saat proses, penyidikan. , Di antaranya seputar pengakuan bahwa dia ditulis pernah mengurus perkembangan, kontrak tahun jamak proyek Hambalang ke Sudarto, staf Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu., Istri rekan seangkatan Presiden SBY di Akademi Militer itu ngotot tak pernah, mengajukan pengurusan kontrak tahun jamak proyek Hambalang. “Tidak pernah., Tidak benar. Bukan saya yang tidak benar, tapi penyidiknya yang tidak, benar,” kata Bu Pur ketus., Mengenai tuduhan tersebut, KPK sudah membantahnya. Juru Bicara KPK, Johan Budi, mengatakan setiap selesai menjalani pemeriksaan di KPK, saksi maupun tersangka, disodorkan BAP untuk diperiksa, apakah ada yang kurang atau tidak sesuai dengan, kesaksian., “Kalau ada yang salah, dikoreksi lalu ditandatangani,” kata Johan. Ia, mempertanyakan pengakuan Bu Pur yang menyebut BAP itu direkayasa., Apalagi setiap pemeriksaan di KPK dilengkapi dengan rekaman audio dan video, pemeriksaan. Hasil rekaman kemudian menjadi bahan yang dituangkan dalam berkas, pemeriksaan. “Jadi tidak benar kalau penyidik menambahkan pertanyaan (secara, sepihak),” ujar dia. (eh),

 

 

5W + 1H-nya gimana nih gan , bantu yaTak Tercantum di Jadwal Pemeriksaan, Bu Pur Sambangi
KPK

Bu
Pur mengaku tak diperiksa KPK hari ini.

ddd

Rabu, 15 Januari 2014, 17:31 Ita
Lismawati F. Malau, Taufik
VIVAnews – Sylvia Soleha alias Bu Pur
mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu 15 Januari 2014. Padahal,
tak ada nama Sylvia Soleha dalam jadwal pemeriksaan KPK hari ini.

Saat keluar dari Gedung KPK, Bu Pur ditemani seorang kerabatnya. Dia menolak
berkomentar saat ditanya maksud kedatangannya ke KPK.

Namun, dia mengaku tidak diperiksa. “Enggak, enggak diperiksa.
Terima kasih,” ujarnya.

✅BAJA JUGA:  Sebutkan ciri-ciri teks eksplanasi

Nama Sylvia disebut-sebut ikut mengurusi anggaran proyek
Hambalang, Bogor agar berubah dari tahun tunggal ke tahun jamak. Dia
sudah pernah diperiksa, baik oleh KPK maupun Majelis Hakim Pengadilan Khusus
Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Saat
bersaksi di Pengadilan Tipikor 10 Desember 2013, Bu Pur menyatakan kecewa
dengan penyidik KPK yang dianggap merekayasa keterangannya saat proses
penyidikan.

Di antaranya seputar pengakuan bahwa dia ditulis pernah mengurus perkembangan
kontrak tahun jamak proyek Hambalang ke Sudarto, staf Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu.

✅BAJA JUGA:  Seorang agen minyak tanah membeli 1 tangki minyak tanah yang berisi 5000 liter,kemudian dijual secara eceran dengan harga Rp.850,00 setiap liter.keuntungan bersih yang diperoleh agen minyak itu sebesar Rp.125.000,00.berapa harga pembelian satu tangki minyak tersebut ???

Istri rekan seangkatan Presiden SBY di Akademi Militer itu ngotot tak pernah
mengajukan pengurusan kontrak tahun jamak proyek Hambalang. “Tidak pernah.
Tidak benar. Bukan saya yang tidak benar, tapi penyidiknya yang tidak
benar,” kata Bu Pur ketus.

Mengenai tuduhan tersebut, KPK sudah membantahnya. Juru Bicara KPK, Johan Budi
mengatakan setiap selesai menjalani pemeriksaan di KPK, saksi maupun tersangka
disodorkan BAP untuk diperiksa, apakah ada yang kurang atau tidak sesuai dengan
kesaksian.

“Kalau ada yang salah, dikoreksi lalu ditandatangani,” kata Johan. Ia
mempertanyakan pengakuan Bu Pur yang menyebut BAP itu direkayasa.

✅BAJA JUGA:  Gan jika 6/a +2 =4 jawabanya brp si gan?kasih tau caranya juga

Apalagi setiap pemeriksaan di KPK dilengkapi dengan rekaman audio dan video
pemeriksaan. Hasil rekaman kemudian menjadi bahan yang dituangkan dalam berkas
pemeriksaan. “Jadi tidak benar kalau penyidik menambahkan pertanyaan (secara
sepihak),” ujar dia. (eh)

 

 

1. what = apa yang dilakukan bu Pur?
2.why = mengapa bu Pur bisa di KPK?
3. who = siapa yang memeriksa bu Pur?
4.where = dimana bu pur melakukan eksekusi?
5.when = kapan bu Pur diperiksa?
6.How = bagaimana hasil dari pemeriksaan kpk terhadap bu Pur?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.